12 Cara agar Jualan di Marketplace Selalu Laris

Berjualan online di marketplace atau berbisnis online di marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan Lazada merupakan salah satu alternatif selain membuka lapak di media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok, dll.

Keuntungan dari bisnis online marketplace adalah lebih mudah dan tersistem, jadi Kita tinggal daftar atau buat akun toko di platform marketplace, mengunggah gambar, menulis deskripsi barang, lalu menunggu pembeli datang, sesimpel itu.

Apakah kamu merasa sudah rajin meng-upload foto produk jualan di marketplace tapi sampai sekarang belum laku juga? Mari kita simak tips jualannya di bawah ini.

1. Pilih Marketplace yang Menyediakan Fasilitas Gratis Ongkos Kirim

Ada banyak marketplace yang bisa kita jadikan tempat berjualan, namun di mana tempat yang tepat untuk berpromosi? Sebaiknya buatlah akun di marketplace yang menyediakan fasilitas free ongkos kirim dengan minimal pembelian tertentu.

Tujuannya, agar customer bisa belanja tanpa mengeluarkan biaya pengiriman.

Apalagi jika toko mu berada di Jawa sedangkan para pembeli berada di luar pulau Jawa, penghematan ongkos kirimnya bisa lebih dari 40.000 rupiah looh.

2. Promosikan Di Media Sosial

Meskipun kamu sudah memiliki akun di marketplace dan berjualan di sana, namun tetap bisa juga kok toko marketplace mu itu dipromosikan di media sosial seperti Facebook, Instagram dan Tiktok.

Tujuannya agar teman di dunia maya bisa mendatangi lapak online di sosial media toko milikmu dan bisa langsung bertransaksi juga. 

Kamu juga bisa membuat status  WA dan memasang link toko bisnis online marketplace di story WA mu setiap hari. Agar lebih menarik, gunakan kalimat iklan yang sedikit provokatif dan menyentil emosi.

3. Jangan Banting Harga

Banting harga

Kamu sudah frustrasi karena barang tidak kunjung laku juga? Jangan buru-buru banting harga dan mengadakan garage sale, kalo solusi seperti itu yang diambil  kamu akan rugi karena harga jual lebih rendah daripada harga kulakan.

Lagipula, harga barang yang terlalu murah juga bisa membuat calon pembeli malah ragu loh. Apakah barang yang dijual ini asli atau palsu? kualitasnya bagus atau justru malah murahan.

Jual lah barang sesuai dengan harga pasaran. Rejeki itu sudah diatur kok, jadi jangan terburu-buru banting harga.

Bisnis online di marketplace memang membutuhkan tingkat kesabaran tinggi dan harus memiliki strategi yang matang, jadi kamu harus belajar dan mengamati tren pasar, agar barang  laku keras terjual.

Jika ada pembeli yang puas dengan pelayanan toko dan produk yang kamu jual, ia akan datang lagi bahkan tak jarang orang itu akan memborong daganganmu tanpa peduli berapa harganya.

4. Nama Toko Sesuai Dengan Produk

Berjualan di marketplace beda dengan berjualan di Facebook. Saat akan mencari barang, maka calon customer akan mengetik nama barangnya, bukan nama toko Kamu.

Alih-alih membuat nama toko seperti “Aqeela Baby Shop”, lebih baik gunakan nama toko “Baju Bayi Unyu”.

Pastikan juga nama toko tidak ada yang menyamai di marketplace tersebut.

5. Penarikan Uang Di Marketplace

Saat akan membuka toko online di marketplace, maka pastikan kamu membaca dengan teliti tentang pengaturan cara menarik uang dari akun mu yah.

Banyak marketplace yang menggunakan rekening bersama untuk menaikkan kepercayaan pelanggan, kamu baru bisa mencairkan uang setelah barang pesanan customer tiba di rumahnya dan ia memencet konfirmasi telah menerima belanjaan dengan benar dan barang juga sesuai dengan gambar di toko.

Masalahnya, proses penarikan ini ada yang hanya butuh waktu 24 jam, namun ada juga yang lebih lama.

Bacalah review dari penjual online di dunia maya agar tahu marketplace mana yang pencairan uangnya paling cepat.

Jika modalmu terbatas, maka kamu harus pintar-pintar memilih tempat berjualan di marketplace, agar cashflow di toko online berjalan lancar.

6. Download Aplikasi

Download Aplikasi Marketplace

Agar bisnis online marketplace mu berjalan lancar, jangan lupa mengunduh atau download aplikasi marketplacenya di smartphone.

Saat membuka aplikasi biasanya lebih lancar looh, daripada membuka marketplace pada versi website.

Selain itu, di aplikasi juga ada fitur yang lebih lengkap daripada versi web.

Notifikasi jika ada pembeli yang akan memesan barang jualan, juga lebih cepat masuk ke smartphone yang kamu genggam.

yuk, buruan donwload dulu deh!

7. Pajang Foto Asli

Seorang perempuan sedang melakukan sesi foto produk di studio
Image by master1305 on Freepik

Saat akan mengunggah foto barang jualan, sebaiknya pajang foto asli hasil jepretan kameramu sendiri yah, bukan foto katalog.

Mengapa begitu?

Walau foto katalog terlihat lebih bagus (karena pemotretan diadakan oleh fotografer profesional, tapi customer lebih suka  melihat foto barang yang asli, real pict.

Hal itu menandakan jika kamu mempunyai stok jualan di rumah, bukan dropship yang barangnya dikirim dari supplier.

Selain itu, foto asli juga mampu menampakkan detail barang, karena foto katalog biasanya sudah mengalami proses pengeditan.

Lebih bagus lagi jika ada foto Kamu atau model lain yang sedang memegang barang dagangan tersebut. Kepercayaan dari para calon pembeli akan naik dengan sendirinya, efeknya mereka akan rela memborong jualan Kamu berapapun harganya. 

Sangat menyenangkan bukan!?

8. Deskripsi Produk Jualan yang Lengkap

Selain memajang foto asli, kamu yang menjalankan bisnis online marketplace juga wajib menulis deskripsi barang jualan selengkap mungkin.

Misal kamu berjualan baju gamis, deskripsi barang tidak hanya bertuliskan “terbuat dari bahan toyobo dan tersedia ukuran S, M, dan L”.

Tetapi, tulis juga detail ukurannya, panjang lengan, panjang gamis, lingkar dada, dan lebar bawah rok, agar custromer bisa mengira-ngira akan membeli gamis dengan ukuran apa.

9. Ikut Komunitas

Komunitas Bisnis Online Marketplace

Ada komunitas UKM yang anggotanya sama-sama berjualan di marketplace biasanya berada di grup-grup facebook.

Ikutilah kegiatan dengan komunitas tersebut, dan dari acara itu biasanya ada banyak manfaat yang kamu dapatkan.

Di antaranya, kamu akan mendapat ilmu baru tentang cara marketing terupdate, bisa juga sharing tips-tipa jualan laris dengan sesama pemilik toko online.

Selain itu, dengan aktif di komunitas, kamu bisa mendapat rekanan baru dan siapa tahu bisa menjalin kerjasama di masa depan.

Saran saya, ikutilah komunitas yang bagus dan solid.

Jika perlu ikut workshop atau kelas berbayar tentang bisnis online di marketplace seperti Kelas Shopee. lebih dari 5237+ orang sudah bergabung di kelas ini.

10. Ramah Dan Fast Response

Jika Kamu sudah memajang dagangan dengan harga wajar dan aktif berpromosi, maka satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam melancarkan bisnis online marketplace adalah dengan meningkatkan layanan saat menjawab pertanyaan dari calon pembeli alias fast response!.

Penjual yang ramah dan cepat dalam merespon chat dari calon pembeli, akan lebih disukai daripada yang lelet dan menyebalkan.

Jika sudah seperti ini layanan yang kamu berikan, predikat star seller atau bahkan star seller+ bisa kamu raih dalam waktu relatif singkat.

11. Banyak Pilihan Ekspedisi

Cara lain agar bisnis mu semakin moncer saat  berjualan di marketplace adalah dengan menyediakan berbagai fasilitas layanan ekspedisi.

Calon pembeli tentu akan memilih biaya kirim yang paling murah, jadi mereka akan senang jika kamu mau mengirim paket via ekspedisi yang mereka inginkan.

Jangan hanya memajang 2 atau 3 layanan ekspedisi. Jika diperlukan, sediakan saja semua layanan ekspedisi seperti JNE, Sicepat, Antaraja, Pos, JNT dll.

Atau kalo mau lebih mudah, sesuaikan saja dengan layanan ekspedisi terdekat yang ada di sekitar lokasi toko mu. 

12. Menjual Barang Spesifik

Produk Spesifik Buku
Image by Freepik

Barang apa yang kamu jual? Kebanyakan pebisnis menjual apa saja, mulai dari peralatan dapur sampai ke tas wanita.

Istilah kerennya palugada alias apa loe mau gue ada. haha

Hal ini memang baik, tapi sayangnya banyak saingan yang menjual barang serupa di marketplace. Jadi, usahakan untuk menjual barang yang spesifik dan kalau bisa yang unik, beda dari yang lain.

Misal, Kamu menjual buku dan lebih spesifik lagi toko online yang menjual novel anak, cerita bergambar, dan komik saja.

Jadi, nanti ketika berpromosi di media sosial, teman-teman di dunia maya akan langsung mengingat barang apa saja yang kamu jual.  Jika perlu barang tersebut dan mau membeli mereka akan langsung menuju toko online  milikmu di marketplace. 

Kesimpulan

Ada banyak cara meramaikan atau membuat laris manis bisnis atau jualan online di marketplace.

Beberapa diantaranya, dengan mengikuti komunitas sesama pelapak online, menjual barang yang spesifik, dan memajang foto asli.

Selain itu, pastikan juga kamu  memberi pelayanan prima dengan menjawab pertanyaan dari calon pembeli dengan ramah serta menyediakan fasilitas pengiriman dari berbagai jasa logistik yang cepat dan pastinya gratis ongkir. 

Dari berbagai tips jualan laris di marketplace, mana yang sudah Kamu kerjakan?

Leave a Comment